lagi pada rame2 di milis ttg wisudaan..
sebenernya aga kecewa juga sih dengan wisudaan yg kmarin..klo syukwisnya sih ok, tapi pas hari wisudaannya jujur gw kecewa..
gw ngebandiingin dengan 5 syukuran wisuda yang sudah pernah gw bikin (maksudnya dengan gw berpartisipasi sebagai angkatan yg bertanggung jawab mengadakan)..Inti dari adanya syukuran wisuda kan penghargaan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan masa studinya di IF. sekaligus sebagai ucapan terima kasih atas kontribus mereka di HMIF. Maka dari itu, gw selalu berusahaan untuk memberikan yang terbaik buat para wisudawan..ntah itu gw langsung terjun ngebantuin panitia, ato minimal datang dan meramaikan..
Testimoni gw banyak yg terpotoonngg..huhuhu..emg sih itu ide gw untuk memudahkan dalam memberikan testimoni kepada para wisudawan yg lain..tapi please lah, itu kesan pesan dari temen gw, buat gw..bisa jadi itu satu2nya kenangan terakhir yg bisa gw dapet dari temen gw..teganya pesan itu terpotong atau salah masuk ke testimoni orang lain..
yang paling bikin gw kecewa adalah, gw gagal ‘mengenalkan’ keluarga gw dengan ‘keluarga’ gw di HMIF..
Mungkin ga banyak yang tahu bahwa keaktifan gw di HMIF itu selalu ditentang oleh orang tua gw..Dan gw akhirnya memutuskan untuk tetap aktif di HMIF dan menyadari konsekuensi atas apa yang gw pilih..
Gw jarang pulang ke jakarta, karena ada kegiatan di bandung. Entah itu rapat, wisudaan, ato acara lainnya. berkali-kali gw harus memberikan penjelasan pada orang tua gw bahwa gw sudah berkomitmen untuk menjalani hal tersebut. Mungkin tidak etis menyebutkan hal ini, tapi apakah 3.5 tahun saya di HMIF masih kurang cukup?
gw berpikiran hal yang sama dengan Winda, ingin memberikan layanan yang terbaik bagi orang tua. tapi ketika gw menemui pak Suhartono, nampaknya sudah sangat tidak mungkin untuk meminjam ruangan dsb dsb. Dan dengan sangat terpaksa, gw memberitahukan pada orang tua gw untuk pulang saja, dengan alasan yang sama seperti Winda. Mohon maaf jika sebelumnya saya bilang bahwa saya setuju jika ada acara orang tua. Saya sangat mengerti bagaimana orang tua akan menyikapi hal tersebut, sehingga dengan sangat terpaksa orang tua saya beri tahu untuk pulang terlebih dahulu..
Setelah foto bersama rektor, gw berjalan menuju labtek V. Gw ingin bertemu dengan HMIF..Tapi ternyata, jumlahnya tidak sebanyak yang dibayangkan..Agak kecewa juga sih..mungkin memberikan penghargaan (minimal ucapan selamat tinggal deh, walopun gw masih di sini juga) bukan suatu hal yang penting lagi saat ini..Tapi hal itu agak terobati dengan banyaknya if2004 yang sengaja datang ke bandung untuk memberikan ucapan selamat, bahkan sampai masuk ke sabuga..
gw ingin sekali orang tua gw melihat, bahwa gw punya keluarga di sini..keluarga gw di sini menyambut gw ketika gw telah selesai menempuh masa studi di IF. gw ingin sekali mempertanggungjawabkan komitmen yang telah gw pilih..ingin sekali memperlihatkan pada orang tua gw, bahwa gw memilih komitmen itu bukan tanpa alasan, tapi memang karena gw ingin dan bisa memberikan sesuatu di situ..tapi sayang, semua itu tidak bisa diwujudkan..
Namun saya mengerti, bahwa memang wisudaan kali ini berbeda. Ada peraturan yang membatasi, sehingga pada akhirnya saya tidak bisa mendapatkan apa yang saya harapkan. Mungkin beberapa orang mengungkapkan uneg2nya di milis, namun saya mengerti dengan keterbatasan yg ada. postingan ini sekedar untuk mengungkapkan uneg2 saya..
Anyway„terima kasih banyak HMIF atas semua pembelajaran yang telah engkau berikan selama 4 tahun saya menjalani masa studi..
semoga HMIF menjadi organisasi yang terus belajar untuk menjadi lebih baik..
1 week ago