ecnelis

Jalan yang Lurus

Ternyata ilmu itu nomor satu lho untuk berada di jalan yang lurus, karena dengan ilmu kita bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang taat mana yang maksiat, dst. Syaikh Ibnu Utsaiminrahimahullah berkata, “Dengan ucapan anda ‘Ihdinash shirathal mustaqim’ itu artinya anda telah meminta kepada Allah ta’ala ilmu yang bermanfaat dan amal yang saleh.” (Tafsir Juz ‘Amma, hal. 12). Ilmu itu ternyata memang istimewa.. :D

Yang kedua adalah amal. Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah berkata, “Maka orang yang diberi nikmat atas mereka yaitu orang yang berilmu sekaligus beramal. Adapun orang-orang yang dimurkai yaitu orang-orang yang berilmu namun tidak beramal. Sedangkan orang-orang yang tersesat ialah orang-orang yang beramal tanpa landasan ilmu.” 

Yang ketiga adalah tauhid.  “Maka bertakwalah kalian kepada Allah dan taatilah aku. Sesungguhnya Allah adalah Rabbku dan Rabb kalian, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.” (QS. Ali Imran: 50-51, lihat juga QS. Az-Zukhruf: 63-64).

Yang keempat adalah taat. Karena dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan berarti dia telah menunjukkan taqwa kepada Allah dan kepatuhannya kepada Rasulullah.

Sumber: http://muslim.or.id/manhaj/jalan-yang-lurus.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed:+KumpulanSitusSunnah+(Kumpulan+Situs+Sunnah)

Notes

  1. lovinta reblogged this from reisha and added:
    ahaha.. lucu jg klo gt ceritanya..
  2. reisha reblogged this from lovinta and added:
    Teringat cerita teman anak Malaysia tadi. Dia pernah dapet cerita...ceramah gitu. Ada
  3. lovinta posted this

← Previous Post Next Post →

About

what i feel, what i think


Ask me anything